curhat, cRitaOctober 31, 2007 12:05 pm
:: Untuk yang Mengenalku ::

 

 tangis

punya banyak kenalan memang menjadikan suatu keindahan tersendiri apalagi mereka nantinya dapat membantu disaat susah. Tapi bukan berarti kita selalu mengharapkan bantuan dari orang lain, usaha juga perlu lahhh.. Apabila kita mengaharapkan itu dari mereka maka mungkin juga mereka memiliki harapan yang sama. Bersikap adil aja kalau sudah seperti itu.

Teman gw pernah ada yang bilang gini ke gw : “Ie, gw tuch dulu ketika dipanggil sama ketua gw, gw selalu menjawab ‘apaan lagi sich..??’ sekarang hal itu gw rasain kena ke gw dan ini ga akan berhenti hanya sampai di gw..” Kalau dibilang mengerti sich gw ngerti banget maksud dari kata-kata itu tadi. Emang sich akhir-akhir ini gw ngerasa There’s something lost dari semua hal yang sedang gw kerjain ini. Kayanya dah ga ada yang menarik lagi. Tapi gw tau gw ga boleh kaya gitu, ini ga adil kalau dulu gw ngerasa nyaman dan bahkan bila dilihat gw ini lebih banyak dapet nyaman-nya dari pada missing-nya kaya gini.

Kemaren gw juga nonton film di TV dan di film itu ada suatu pelajaran yang setidaknya gw ngerasa banget hari ini. Jadi intinya dalam film itu Selanjutnya…

cRitaOctober 19, 2007 5:11 pm
::0Leh-0Leh Ramadhan & IduL Fitri 1428 H::

oleh-oleh

 

 

T anpa terasa bulan ramadhan 1428 H dah berlalu, perlahan tapi pasti akhirnya kita ditinggalkan juga olehnya. Otomatis kegiatan-kegiatan seperti shalat tarawih, makan sahur, buka bareng (bubar) dan lain-lainnya dah ga kita lakukan lagi sekarang.

 

Setidaknya klo gw itung-itung sich..ramadhan kemaren gw tuch bubar di rumah ma keluarga itu klo ga salah dan seinget gw kurang dari satu minggu alias ga sampai 7 hari (wahh..peningkatan yang cukup signifikan). Gw inget koq waktu hari pertama puasa gw tuch ditraktir makan ma temen gw secara dia khan hari itu lagi ulang tahun gitu loch..alhasil ditraktirlah orang yang bernama aie ini di warteg di sebrang BL, deket jalan mau ke Deplu (Thanx yaa Krizz..). Selain itu, gw ini khan sekarang selain jadi Asisten Lab (AsLab), gw juga sibuk, bukan sibuk sich tapi dipercaya untuk memegang tanggung jawab sebagai sekretaris SEMA FIKOM UBL, nahh..bulan puasa kemaren tuch otomatis donk banyak undangan yang masuk buat organisasi gw itu, Karena orang yang paling betah di kampus (ada yang bilang gw tuch amnesia ma rumah) maka gw juga lah orang yang paling sering ngewakilin untuk acara bubar ma ormawa or UKM yang laen (gretongan Bo…). Pokoknya lumayan banyak lah mulai dari HIMAHI , ASTRI, trus ngisi acara di BEM, ampe yang paling terakhir itu undangan dari MAKOPALA (Cieee..cieee..ada yang senang gitu pas bubar di MAKOPALA..hehehe…). Oya tapi gw ga enak ma temen-temen gw di labkom coz pas acara bubarnya lab gw ga bisa jadi MC dan gw pun ga dateng sama sekali karena pas hari itu juga gw tuch sibuk di acara bubarnya FIKOM. Gw bener-bener ga enak banget (makanya jangan selingkuh…) ampe ada temen gw yang ngomong ke gw kaya gini : "Ini khan FIKOM itu khan Lab..lw milih mana? Selanjutnya…

UncategorizedOctober 9, 2007 4:13 am
Tak ada Habisnya

our Heart

Kau slalu menduga Ku menangis
saat Kau pergi lagi
namun sedikit pun tak ada sesal

Dulu Ku memang pernah sayang Kamu
tapi ternyata kini
dirimu tak sebaik yang ku mau


sungguh Ku tak ingin
buang waktu saja dengan rayuanmu
tak ada habisnya


Ingatkah dulu pernah Kau bisikkan
kata indah darimu
tapi yang kurasakan hanya dusta


sungguh Ku tak ingin
buang waktu saja habiskan hariKu
sungguh Ku tak ingin
buang waktu saja dengan rayuanmu
tak ada habisnya

 emoticon emoticon emoticon

kOmuNikaSiOctober 5, 2007 12:58 am

Dalam Bahasa Jurnalistik Indonesia terdapat beberapa ketentuan yang digunakan saat kita melakukan penulisan. Diantaranya adalah syarat penggunaan kata-kata seperti di bawah ini : Tapi klo masih ada kekurangan tolong diberi masukan yaaa…emoticon

 

Kata ‘bahwa’

  1. Kata ‘bahwa’ digunakan sebagai penyambung antara dua kalimat.

Bahwa atau ‘bahasa’ adalah kata sambung yang dipakai untuk menggabungkan induk dengan anak kalimat pengganti subyek atau obyek secara eksplisit.

  1. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah kata ‘bahwa’ selalu kita gunakan atau perlu kita gunakan?
  2. Dalam dunia jurnalistik kata-kata ‘bahwa’ perlu ditinjau kembali dalam penggunaannya.
  3. Kata-kata ‘bahwa’ dalam penghematan kalimat sering ditiadakan.
  4. Kata ‘bahwa’ juga sering digunakan pada awal berita atau lead.
  5. Kata ‘bahwa’ ANTARA menerapkan ekonomi kata dengan tidak menyertakan kata ‘bahwa’ dalam setiap penulisan beritanya. 

Kata ‘adalah’

Bahasa Indonesia membpunyai ejaan yang hampir sempurna dan tata bahasa yang praktis, efektif, efisien dan konsekuen, bebas dari kopula-kopula, bebas dari bentuk-bentuk ‘tense’, dan bebas dari pemkaian bentuk-bentuk jamak yang berlebihan; pendek kata, bebas dari bermacam-macam penghalang antara ‘struktur batin’ (deep structure) dan ‘struktur lahir’ (surface structure). Pemakain kata adalah lahir karena kata kopula dalam bahasa Belanda dan Inggris itu. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemakaian kata adalah dalam bahasa Indonesia timbul karena pengaruh bahasa asing.

Kata adalah merupakan kata yang mubazir. Menurut Prof. Dr. Sutomo Tjokronegoro, kalau memang terpaksa menggunakan kata adalah kita dapat menggantinya dengan kata ialah. Selanjutnya…