"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai…dan, apa yang kucintai kini akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai dan tak ada yang akan mencabut diriku padanya" (Kahlil Gibran)
Yups, klo ngobrolin ngomongin bahas tentang cinta emang ga bakalan ada habisnya klo kata Kerispatih sich Tak Lekang Oleh Waktu. Dari mulai ABG, remaja, dewasa, lansia pun masih akan tetap interest klo bahas masalah cinta. Oleh karena itu cinta sering dijadikan topik yang universal dan paling sering dimunculkan di TV, Radio, maupun film. Banyak acara di TV yang bertemakan tentang cinta, di radio juga banyak topik yang diangkat oleh penyiar itu berkaitan dengan cinta, begitu juga dengan film banyak sekali film yang bercerita tentang cinta walaupun sudut pandangnya beda-beda. Lagu pun juga begitu, tema cinta seolah harga mati untuk suatu lagu itu dapat diterima dimasyarakat tentunya juga dengan memperhatikan segi musikalitasnya.
Belum lama ini, saya berkesempatan untuk menghadiri acara Pond’s Flawless White yang kembali meluncurkan sebuah TV Commercial (TVC) yang bertemakan CINTA. Acara ini diadakan di Djakarta Theater pada tanggal 12 Februari 2009. Dalam TVC kali ini Pond’s Flawless White mengangkat Judul Kekuatan Cinta yang diceritakan melalui kisah sepasang remaja yang saling jatuh cinta dan mengikat sebuah janji di bawah sebuah pohon. Sang lelaki yang bernama Tom memberikan sebuah cincin yang terbuat dari bunga daisy kepada si wanita yang bernama Rose. Janji itu mereka ucapkan ketika mereka masih sama-sama duduk di bangku SLTA. Namun, ternyata ibunda Tom tidak menyetujui akan hubungan mereka. Tom pun dibawa oleh ibunya dan ia pun juga memerintahkan untuk menghancurkan rumah keluarga Rose. Perpisahan yang sangan pedih untuk Rose.
Enam (6) tahun kemudian, Rose telah menjadi seorang guru di sebuah sekolah yang lokasinya tidak jauh dari rumah Rose. Tak dapat dipungkiri bahwa jodoh akhirnya mempertemukan kembali Rose dengan Tom. Kali ini Tom sudah menjadi pengusaha properti dan akan mengeksploitasi lingkungan rumah Rose dan tentunya sekolah tersebut harus digusur. Tak hanya itu, semua warga pun diusir dari tanah kelahirannnya. Rose yang melihat hal ini sungguh tak percaya dan berusaha agar pembangunan ini dihentikan. Namun, apalah daya seorang Rose yang berasal dari keluarga miskin. Akhirnya waktu yang diberikan adalah hanya selama 7 hari untuk benar-benar mengosongkan kawasan itu.
Ditengah kehancuran dan keterpurukan, Rose melihat sebuah iklan di TV mengenai Pond’s Flawless White yang dapat mencerahkan kulit hanya dalam 7 hari. Rose pun mencoba untuk menggunakan Pond’s Flawless White. Dalam jangka waktu itu pula, Tom mengadakan survei ke kawasan itu dengan ditemani oleh Rose. Tom kemudian menyadari adanya perubahan dari Rose, Rose yang kini lebih putih, bersih, cantik dan memukau. Hati Tom kembali terpikat oleh Rose. Tom sempat menyatakan kepada ibunya bahwa ia keberatan bila kawasan itu dieksploitasi untuk kepentingan komersial belaka. Namun sayang hal itu tidak bisa membuat Ibunya Tom berubah pikiran.
Akhirnya, 7 hari pun telah berlalu, hari pengeksekusian pun tiba. Selanjutnya…







