info, cRitaAugust 8, 2009 8:19 am
Buanglah Handphone pada tempatnya!

Setiap hari pasti ada barang-barang yang telah berkurang nilai gunanya. Barang tersebut banyak yang berasal dari sebuah industri, pabrik, rumah tangga, bahkan dari pribadi seorang manusia sendiri pun. Barang-barang ini biasa kita sebut dengan sampah. Dalam situs wikipedia disebutkan bahwa sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.

Ngomong-ngomong masalah sampah, emang banyak banget bentuk dan variannnya; ada sampah alam, sampah industri, sampah nuklir, sampah pertambangan, sampah konsumsi, dan sampah manusia. Selain itu ada juga sampah organik dan non organik.

Saya tidak akan membahas sampah itu satu persatu karena nanti saya dibilang tukang sampah lagi..hehehe...maksud saya memang saya kurang berkompeten untuk menjelaskan jenis-jenis sampah itu. Nahhh, salah satu sampah yang secara sadar tidak sadar ada di dekat setiap manusia adalah sampah elektronik. Sampah elektronik termasuk kulkas, AC, penanak nasi, TV, Komputer, dsb. termasuk juga adalah HANDPHONE (HaPe)!!!

Hanphone 

Yups, barang yang sudah sangat lumrah dimiliki oleh semua orang ini ternyata bisa juga menjadi sampah, tentunya setelah Hape tidak lagi digunakan mungkin karena rusak, sudah punya yang baru, sudah ketinggalan jaman, dan berbagai alasan lainnya lagi yang membuat barang yang dimiliki lebih dari 3 milyar orang di dunia ini menjadi SAMPAH ! Bahkan ada sebuah survey yang menyatakan bahwa rata-rata setiap orang memiliki Hape sebanyak 5 buah dan yang digunakan hanya sekitar 3 buah. Trus selebihnya??? Geletak..aja dech di laci, di kamar, di lemari, di WC…upsss…hehehe emoticon

Namun, belakangan ini ada kabar yang cukup menggembirakan yakni Hape-Hape yang udah gak dipake itu ternyata bisa Selanjutnya…

info, cRita, FilmJune 5, 2009 9:04 am
Review Film Nite @ The Museum 2

Nite @ The Museum 

Klo dibilang telat yaa memang agak telat juga sich bikin postingan tentang review film ini, tapi berhubung saya juga baru nonton jadi yaa..tak apalah..sukur-sukur sich ada yang belum nonton dan pengen tau juga ulasan film ini kaya gimana…heheheemoticon

Yups, jadi hari senin kemarin saya pergi ke sebuah mall yang bisa dibilang cukup besar di daerah Serpong. Koq jauh banget Ie dari rumah lw??? Eitttsss..tenang aja, saya pikir memang awalnya mall ini bakalan lebih jauh dari ITC BSD tapi ternyata setelah saya ke sana, klo menurut saya sepertinya sich lebih deket dibanding ITC BSD, ada pendapat lain??? Yups, bener banget, saya pergi ke SUMARECON MALL SERPONG hanya untuk menonton Nite @ The Museum 2.

Sumarecon Mall Serpong 

SUMARECON MALL SERPONG (SMS)

Kembali ke laptop (Gaya Tukul) ehhh…maksudnya kembali ke review film, jadi setiba di SMS saya langsung membeli tiket nonton XXI : Nite @ The Museum 2. Berhubung saya baru pertama kali ke SMS jadi pake acara nyasar-nyasar dulu dech di Mall yang cukup gede itu. Untunglah saya membawa peta seperti DORA The Explorer jadi tidak perlu repot dan bingung lagi dech…hehehehe Udah ahhh..ngaco aja…emoticon

Secara keseluruhan sich film ini seru+kocak+mengesankan+telor+susu (lho koq?!?!jadi kaya menu?!?). Pokoknya filmnya banyak kocaknya..banyak adegan-adegan yang dibuat dramatis tapi sebenernya tuch kocak dengan kata-kata khas si Ben Stiller itu. Apalagi saya paling suka adegan pas ada pasukan romawi gitu yang lari di antara rumput-rumput. Tubuhnya yang kecil bikin dia ga keliatan apalagi teriakannya sama sekali ga kedengeran..hahaha sumpah pas adegan itu saya tertawa terpingkal-pingkal ampe jatuh dari kursi XXI (lebai..)emoticon

Intinya, film ini mendapat RECOMENDED MOVIE dari saya untuk ditonton terutama bagi kalian yang ingin tertawa terbahak-bahak. Lumayanlah buat ngilangin stress. Oce…selamat menyaksikan !!! emoticon

curhat, info, cRitaMay 12, 2009 3:03 am
No Words Out From My Mouth

Dari hari kamis tanggal 7 Mei kemaren emang ga ada berhenti-berhentinya dan ga ada lelah-lelahnya saya untuk mengucapkan rasa syukur yang sangat besar kepada Allah SWT. Kenapa? Yupss, pasti pada pengen tau khan kenapa saya sebegitu senangnya? Jadi gini, pada hari itu saya diundang ke acara kopdar (Kopi Darat) yang diselenggarakan oleh Pond’s beserta R&R di Te Sa Te, Plasa Senayan. Sebetulnya sich klo mau dibilang biasa aja ga juga karena kopdar kali ini emang bener-bener beda banget terlebih buat hidup saya. Hehehe..(melebih). Di sana itu nantinya akan dibacakan pengumuman pemenang blog competition yang diadakan oleh Pond’s makanya saya datang dengan hati deg-degan dan penuh tanda tanya kira-kira siapa yaa yang juara?!?! Karena saya salah satu nominator pemenang tapi klo melihat ada blogger yang lebih tenar kaya Chic, Chika, Tuhu, dan Bena, saya merasa agak pesimis. emoticon

Dan akhirnya, saya pun tiba di Te Sa Te. Awalnya sempet bingung nyari tempatnya secara saya khan belum pernah makan di tempat itu dan kebetulan pas lagi jalan ternyata saya ketemu ama Tuhu, yesss..jadi bisa bareng dech…hehehe..biar kaga nyasar juga…emoticon

Pertama, saya pikir ini akan jadi acara penyerahan hadiah yang rame seperti yang ini tapi ternyata dugaan saya salah, acara ini dibuat dan didesain menjadi lebih akrab dan so private. Justru dengan begini saya merasa bisa lebih dekat dengan blogger-blogger yang lain. (Lagi pula emang udah biasa ketemu mereka juga..hahahaha).

Satu per satu blogger datang tak dijemput dan pulang pun nantinya tak akan diantar kaya jelangkung kecuali Beryl (yaiyalah…dia khan gw anterin..hahahaha). Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari beberapa orang kaya Mba Rika dan Mas Rio (Klo ga salah…hehe). Nahhh, di bagian sini nich yang bikin gak enak, pas mau pengumuman pemenang ternyata malah diundur setelah makan. Adduuuuuuuuhhhh..bikin deg-degan aja nich…Tapi setelah para blogger memesan makanan, saya sempat melihat ada perbincangan yang sebetulnya off the record..emoticon

Kompromi 

*Kompromi nich yeee…?!?!?emoticon

 Jelas aja ini membuat semua blogger jadi H2C (Harap-harap cemas). Liat aja nich fotonya…

was-was 

*H2C

Belum sampai makanan yang dipesan datang ternyata hal yang ditunggu-tunggu dibacakan juga. Yup, akhirnya pengumuman pemenang itu dibacakan juga. Dan betapa kagetnya saya ketika dibacakan Selanjutnya…

info, cRita, MusikApril 30, 2009 4:52 am
Dari Behringer sampe AX1500G

Akhir-akhir ini saya sering dikritik sama temen-temen band saya karena sering gonta-ganti pacar alat musik. Yups, saya sering gonta-gonti efek gitar saya karena saya merasa belum ada yang pas atau sesuai dengan jenis musik dan sound yang ingin saya dapatkan. Alhasil terjadilah gonta-ganti pasangan efek gitar ini…hehehe emoticon

Singkat cerita, jadi dulu efek pertama saya adalah keluaran dari produk Behringer yakni Behringer UM-100 yang saya beli dengan harga sekitar Rp. 160.000,- dari seseorang di daerah Jakarta Barat. Setelah satu-dua kali latihan menggunakan efek itu, saya merasa ada sesuatu yang kurang, kemudian saya mulai berpikir apa sih dan dibagian yang mana yang terasa kurang. Setelah 2 hari 2 malam semedi di bawah Gunung Kawi akhirnya saya menemukan bagian yang kurang itu. Jadi dalam bermain gitar pada saat akan masuk untuk mengisi lead gitar/lead melodi butuh sebuah kontrol untuk menaikkan volume dari gitar saya karena tidak mungkin menaikkan volume dari ampli dengan menggunakan tangan.

Ketika sedang iseng browsing di sini, saya menemukan seseorang dari daerah semarang yang hendak menjual efek Behringer Hellbabe HB01. Nahhh, langsung dech kepikiran sama saya untuk membeli alat itu karena secara fungsi alat itu bisa berfungsi untuk kontrol volume. Kebetulan harga yang ditawarkan pun cukup murah, klo tidak salah itu harganya Rp. 250.000,- sudah termasuk ongkos kirim dari Semarang sampe Jakarta sedangkan harga barunya adalah di atas Rp. 400.000,- waktu itu (klo sekarang saya belum cek lagi..).

Sekarang sudah lengkap nich berarti alat yang saya butuhkan. Jadi klo manggung itu saya akan membawa alat-alat ini.

Behringer

Pernah ada pengalaman, ketika saya harus manggung di daerah Pondok Ranji dan Cipete Utara, saya harus membawa alat-alat ini dan karena belum punya hardcase untuk efek ini alhasil saya malah kerepotan sendiri bawanya dan saya mulai merasa kurang nyaman juga dengan sound yang dihasilkan kedua efek ini.

Pas lagi iseng-iseng, saya coba menawarkan kedua efek ini dengan cara memasang iklan di internet. Gak lama kemudia ada seseorang saudagar pembeli yang berasal dari Jambi berminat dengan efek-efek saya ini. Tanpa banyak dan lama-lama menawar akhirnya orang itu setuju untuk membeli efek saya dengan ketentuan biaya pengiriman akan saya tanggung. Maka diterbangkanlah efek-efek saya ini ke Jambi.

Sekarang tinggalah saya sendiri sebatang kara tanpa efek yang bisa menemani saya (hehehehe…). Eiitttsss..tunggu dulu, Selanjutnya…