kOmuNikaSi, SportMay 17, 2008 8:17 am
Teori Peluru

Thomas dan Uber Cup

Dalam ilmu komunikasi massa ada salah satu teori yang paling saya suka dan agaknya sich saya bakal tertarik untuk meneliti dengan menggunakan teori ini. Yup..nama teorinya adalah "Teori Peluru". Di dalam teori ini dijelaskan bahwa sebuah media massa memiliki kekuatan dan pengaruh yang sangat besar dalam hal kehidupan masyarakat. Teori ini juga dikenal dengan nama Teori Jarum Hypodermic atau Teori Jarum Suntik. Dalam teori ini digambarkan/dianalogikan bahwa bila seseorang telah disuntikkan obat bius maka orang itu tidak akan berdaya. Teori ini menyatakan keadaan khalayak yang pasif sehingga sangat mudah dipengaruhi. 

Pernah dalam sejarah terjadi efek media massa yang sangat menggambarkan teori ini.  Adalah di Tahun 1938, kala itu terjadi di Amerika Serikat, sebuah radio yang bernama Orson Welles menanyangkan memutarkan sebuah drama radio tentang serangan (invasi) makhluk luar angkasa ke bumi. Semua orang menjadi panik bahkan mereka memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman padahal itu hanyalah sebuah drama radio.

Selain itu, saya juga sering mendengar di Tv sebuah berita yang menginformasikan bahwa seseorang melakukan tindak kejahatan (pemerkosaan) karena habis menonton film porno. Sekarang apa jadinya klo memang seluruh media massa kita menayangkan hal-hal yang kurang baik? Seperti apa ya efeknya?

Sudahlah..semoga saja mulai hari ini media massa kita akan menayangkan hal-hal yang baik supaya ada efek yang baik..ya khan??(Sok bijak..)

Nahhh…sebenernya maksud tulisan saya kali ini bukan kesitu tapi itu tadi buat pembukaan aja..sebenernya saya ingin menyatakan juga bahwa efek itu sekarang bisa kita lihat semenjak pagelaran turnamen paling bergengsi di jagad badminton (lebiiiiiiiihhhhhhhhh……), maksudnya sejak kejuaraan Piala Thomas dan Uber di tayangkan di TRANS Corp. saya jadi sering melihat orang bermain bulutangkis. Di jalan-jalan, di kampus, di perkampungan jadi banyak yang megang-megang raket.

Main bulutangkis 

Bukan cuma remaja, anak kecil bahkan saat saya makan di dekat kampus saya ada salah satu ibu-ibu (kayanya sich umurnya sekitar 50 tahunan gitu dech…) ikut main juga. Trus dia juga ngebahas masalah harga raket yang dia pakai. Wahhh…ternyata Thomas dan Uber Cup bisa merubah bahasan ibu-ibu yang semula ngebahas harga minyak goreng menjadi harga raket.

kOmuNikaSi, TV dan RadioApril 17, 2008 11:54 am
TalK to Me

talk to me
 
Mata kuliah broadcasting kali ini lumayan menyenangkan karena ternyata sang dosen memberikan tugas kepada saya dan teman-teman saya untuk menonton sebuah film yang berjudu TALK TO ME. Awalnya sich emang senang juga dapet kuliah kaya gini tapi pas baru mulai ternyata filmnya susah dimengerti koq tiba-tiba saya merasa jadi tidak nyambung dengan filmnya tapi syukurlah lama kelamaan bisa nyambung juga..hehehe…maklum belom panas kali tadi otaknya
Selanjutnya…

kOmuNikaSiMarch 27, 2008 1:03 pm
SoBaT MaGz

Sebenernya sich ini tugas dari mata kuliah yang sedang saya ambil. Mata kuliahnya itu bernama "Produksi Media Cetak". Jadi gini ceritanya, minggu pertama kuliah alias pertemuan pertama saya pikir hanya akan ada perkenalan saja karena emang biasanya seperti itu dulu tapi ternyata untuk mata kuliah yang satu ini tidak berlaku. Dosen saya itu langsung menyuruh saya dan teman-teman saya (semua mahasiswa yang ngambil mata kuliah tersebut) untuk membuat kelompok dengan jumlah personilanya sekitar 10 orang.

Setelah terbentuk sekitar enam kelompok barulah sang Dosen memberikan tugasnya, dan kalian tau apa yang diberikan?Yups..kami disuruh untuk membuat media sendiri dalam hal ini media cetak, jadi boleh majalah, tabloid, koran, dan sebagainya. Deadline yang diberikan oleh sang Dosen itu cukup mengagetkan juga lho..dia hanya memberikan waktu satu minggu untuk membuat itu semua dan dipertemuan selanjutnya semua media yang dibuat harus sudah dicetak untuk diperlihatkan di depan kelas. Arrrgghhh..tabloid pertamaku akan dibuat dalam waktu satu minggu saja…

Ga bisa pikir lama lagi berarti harus langsung Selanjutnya…

kOmuNikaSiJanuary 6, 2008 8:34 am

Hubungan antara memahami komponen-komponen dalam komunikasi dengan sebuah tulisan jurnalistik dapat diuraikan seperti berikut :

Pertama, yang perlu diketahui adalah mengenai komponen-komponen dalam komunikasi. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa komponen komunikasi itu adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi dapat berlangsung dengan baik. Menurut Lasswell, komponen komunikasi meliputi :

  • Komunikator, yakni orang atau pihak yang mengirim pesan kepada pihak lain.
  • Pesan adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  • Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. Dalam komunikasi antar pribadi atau tatap muka, saluran dapat menggunakan udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  • Komunikan, adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
  • Umpan balik, tanggapan dari penerima pesan atas pesan yang disampaikan.

Sekarang mari kita lihat kaitan semua hal di atas dengan sebuah Selanjutnya…